1. Bikin brandyang gak terpikirkan banyak orang

(Image: someture)

Brand atau merek punya pengaruh kuat dalam bangun usaha. Gak percaya? Coba aja tengok brand kayak Makaroni Ngehe, Warunk Upnormal, atau Blenger Burger. Dengar nama-nama itu, banyak orang pengin tahu apa sih yang dijual di sana.

Ini juga yang jadi pikiran dari Sonny sebelum buka usaha martabak. Cari-cari nama apa yang cocok banget, nama Orins pun muncul dari mertuanya.

Dirasa nama ini paling unik dan gak terpikirkan banyak orang, Sonny pun memakai nama ini buat pasarkan martabaknya. Dan ya, seperti kita tahu, nama ini nempel di kepala banyak orang.

  1. Ciptakan inovasi dalam rasa dan menjangkau konsumen

Poin ini penting banget dalam menjalankan usaha. Di mana-mana, usaha-usaha yang masih ada sampai sekarang bisa sukses karena inovasi.

Sonny pun memberi sentuhan inovasi dalam martabak bikinannya biar terlihat beda dari yang lain. Dia menyebut martabak bikinannya sebagai martabak pizza.

Soal rasa, Sonny menciptakan varian Martabak Orins mulai dari topping cokelat kacang wijen, pisang cokelat, blueberry keju, strawberry keju, green tea, Kitkat freen tea, hingga kismis keju.

Gak cuma martabak manis, Sonny juga memperkaya Orins dengan varian martabak telor, seperti daging sapi mozarella, daging ayam mozarella, telor pizza, hingga telor Samyang. Tekstur Martabak Orins pun dibikin selembut mungkin biar enak dikunyah.

Inovasi yang dilakukan Sonny juga menyasar ke pemesanan Martabak Orins. Kamu bisa memesan Martabak Orins secara online di aplikasi Go Food dan Grab Food. Dengan gitu, kamu gak perlu capek-capek lagi ke outlet Martabak Orins. Belum lagi kalau antre.