Membelinya juga butuh kesabaran, apalagi jika Anda mampir di jam pulang kantor. Siap-siap menunggu, atau bahkan kehabisan. Ah, karena takut tak kebagian ataupun menunggu lama, saya melakukan pemesanan lewat telepon terlebih dulu. Sesuai perjanjian, jam 5 sore martabak jagung keju dan cokelat pisang pesanan saya siap untuk diambil.

Saat tiba jam 16.50, pemesannya memang lumayan banyak. Beberapa karyawan tampak sibuk mengambil adonan martabak yang kental dan mencampurkannya dengan telur. Kemudian dituang di atas wajan khusus martabak. Karyawan yang lain sibuk mengoles margarin dan memberi topping di atas martabak. Hmm, wangi dan menggiurkan!

Untuk 2 martabak ukuran sedang pesanan, jagung dan pisangnya diberikan saat adonan hampir matang di atas kompor agar teksturnya lebih lunak. Saat matang, dengan sigap martabak dipindahkan ke atas meja pipih dan diberi topping sesuai pesanan.

Wow, martabak cokelat pisangnya diberi taburan meisjes cokelat super melimpah! Begitu juga dengan jagung keju, menggunakan 4 potong keju yang diparut. Kemudian diberi susu krimer kental manis di atasnya. Tanpa dilipat, martabak kemudian dipindahkan ke dalam kotak pipih lebar, mirip dus pizza.

Saat mencicippun tiba! Yang jadi tujuan pertama tentu martabak cokelat pisang. Martabaknya menjejakkan tekstur legit padat dan lembut di lidah, menebarkan aroma harum.
Taburan cokelatnya terasa manis enak, dengan jejak rasa pisang uli yang lembut dengan semburat asam yang khas. Paduan cokelat dan pisangnya memang begitu pas, memberi rasa manis enak!