Berbeda dengan merk yang sudah ada, Project Pop bersama Orins menawarkan konsep martabak pizza. Layaknya pizza, penyajian martabak ini tidak dilipat, melainkan dibiarkan terbuka dengan 400 varian topping beraneka rasa seperti nutella, wijen, jagung manis dan lainnya. Spesialnya martabak ini menyediakan menu greentea yang diolah sendiri.

Alih-alih dicap sebagai aji mumpung, Udjo mengatakan dengan adanya kerjasama usaha kuliner ini, diharapkan dapat menjadi sarana efektif bagi Project Pop untuk menggali ilmu lebih dalam seputar bisnis makanan.

Jika biasanya kue artis sering diidentikkan dengan harga yang mahal, martabak pizza ini menawarkan harga yang relatif terjangkau, yakni berkisar dari Rp 15 ribu hingga Rp 100 ribu tergantung ukuran dan topping.

Sementara itu, perihal kolaborasi ini, pemilik merk Orins, Sonny Arca mengatakan sangat antusias mengajak Project Pop pasalnya mereka adalah sebuah grup yang dikenal sangat kreatif. Karya-karya dan penampilan mereka selalu enak didengar dan dilihat. Sehingga sangat tepat untuk memperkuat citra martabak pizza Orins sebagai martabak yang enak, ngepop, kreatif, dan kekinian.

Sumber: https://www.jawapos.com/entertainment/infotainment/10/05/2018/lebarkan-sayap-project-pop-buka-gerai-martabak-pertama-di-bandung/